Muhammad Jhovy Rahadyan

jadi yg dulu jadi penumpang pemegang first class ticket itu.. super kaya
did-you-kno:

Source

jadi yg dulu jadi penumpang pemegang first class ticket itu.. super kaya

did-you-kno:

Source

@akhirulsyah: Jawab si koboi sambil berlalu dengan kudanya..

yang merasa bingung dengan rokok yang masih ada aja di indonesia, merapat, merapat

akhirulsyah:

kembali saya belajar lagi.. terima kasih :)

Industri rokok penting untuk ekonomi Indonesia? Coba dibaca baik baik tulisan yang saya dapatkan dari ylki.or.id

  • industri tembakau hanya memberikan kontribusi sebesar 1 persen dari total output nasional dan menduduki peringkat ke-34.
  • Sedangkan dari…
 ini keren. banget.
kuntawiaji:

Pertanyaan yang bagus! Saya sudah lama sekali ingin menulis mengenai hal ini. Terlebih setelah membaca tulisan Mbak Margie beberapa waktu lalu.
 
Coba baca tulisan berikut:
Yunus terdaftar sebagai mahasiswa tingkat empat program studi pendidikan dokter di FKUI. Ia sempat tergabung sebagai tim pengembang web dosen FKUI pada akhir 2009. Ia adalah penerima beasiswa “GE Foundation Scholar Leaders Program” pada tahun 2008 dan beasiswa Bank Mayapada pada tahun 2009 hingga sekarang. Ia mendirikan portal pendidikan, Forum SPMB-Lover pada awal 2007. Karir mengajarnya dimulai saat mendapat tawaran mengajar dari BKB Nurul Fikri (NF). Selepas dari NF, sejak November 2008 hingga September 2011, ia menjadi pengajar privat di daerah Pondok Indah.
 
Pada tahun 2008, ia mendirikan Xociety of Movie Lovers (.XML), sebuah kineklub di UI. Ia menjadi ketua .XML periode 2008. Pada akhir 2008, ia direkrut menjadi anggota BO Pers Suara Mahasiswa UI sebagai manajer website/IT di bawah divisi DTP (Desain, Tata Letak, dan Pracetak). Ia adalah pembuat media kampanye pemenangan Andika Afriansyah (Ketua TBM SM IKM FKUI, 2011) dan Taufik Akbar (Ketua Senat Mahasiswa IKM FKUI, 2011). Ia juga bertanggung jawab menangani pembuatan media publikasi berbagai kegiatan mahasiswa di FKUI.
 
Yunus beberapa kali menjadi pembicara dengan beragam topik, baik di dalam maupun di luar FKUI. Cerpennya yang berjudul “Pesan Singkat” dipilih oleh Sitta Karina sebagai cerpen terbaik kelas menulis cerpen PlotPoint. Cerpennya yang lain, “Headline”, dimuat di Majalah Suara Mahasiswa, edisi 27, Mei 2011. Ia telah menerjemahkan buku kesehatan populer “Bersahabat Dengan Diabetes Tipe 1” bersama penerbit Penebar Plus+. Buku kumpulan cerpen independennya bersama Kinsia di tahun ini, Taste Buds, habis terjual sebanyak 200 eksemplar hanya dalam waktu 2 minggu. Ide ceritanya, Toko Hati Kalbu, oleh LA Lights dieksekusi ke dalam sebuah film pendek pada tahun 2011 yang ditayangkan di RCTI dan bioskop Blitzmegaplex. Sejak awal Januari 2011, ia menginisiasi gerakan #lendabook melalui blognya dengan tujuan meningkatkan minat membaca pada anak muda Indonesia.
 
Sounds good?
 
Seandainya tulisan di atas dibacakan kepada teman-teman atau orang-orang yang mengenal saya secara dekat, maka mereka akan berkata “Itu kayaknya ga elo banget deh, Nus.” Dan mereka benar. Karena memang the potrayal is larger than myself. Saya juga menyadari bahwa saya adalah orang yang biasa-biasa saja. IPK saya tidak cumlaude, dari sisi kreativitas pun hanya standard manusia otak kiri. Saat SD, saya pernah hampir tidak naik kelas. Semasa SMA, saya beberapa kali mengikuti olimpiade sains yang bahkan di tingkat sekolah pun tidak lulus. Semasa kuliah tingkat satu, saya sering titip absen dan cabut kuliah untuk sekadar pulang ke rumah atau menonton bioskop. Saya pun pernah diancam dilaporkan ke dekanat karena masalah titip absen tersebut, serta ada juga masalah plagiarisme. Tawaran tulisan yang saya ajukan ke tiga penerbit besar ditolak mentah-mentah. Saya juga pernah gagal mengikuti seleksi pengajar bimbel. Kemampuan mengajar dan presentasi saya bisa dikatakan biasa saja, apalagi jika diharuskan presentasi dalam bahasa inggris. Aktivitas organisasi kemahasiswaan saya tidak terlalu bagus, saya jarang berperan aktif di TBM FKUI, saya juga tidak banyak kontribusinya di BO Pers Suara Mahasiswa.
 
Bagaimana mungkin dua kisah yang seolah berlawanan itu ada dalam satu pribadi Yunus Kuntawi Aji? Mungkin saja. Pertanyaan yang lebih baik adalah, bagaimana mungkin pribadi di kisah kedua bisa menuliskan riwayat hidup seperti kisah pertama?
 
Sampai saat ini saya selalu meyakini bahwa siapa pun itu pasti akan memiliki dua sisi kisah yang bertolak belakang seperti yang saya miliki. Hidup itu tidak selamanya di atas. Pasti ada kisah-kisah yang ingin kita kuburkan di dalam bumi, tetapi ada juga kisah yang ingin ditonjolkan dan dikenang di hati. Kegagalan, kesuksesan, kegagalan lagi, kesuksesan lagi, semuanya itu mewarnai kisah hidup setiap manusia.
 
Sehebat apa pun diri kamu, akan selalu ada orang yang lebih hebat daripada kamu.
 
Yang membuat saya menjadi saat ini adalah kisah mana yang berperan dalam pembentukan kepribadian saya. Saya akui, banyak pencitraan di tumblr ini. Tetapi itu sama sekali tidak bohong atau fiksi. Ya, namanya juga pencitraan, tentu hanya hal-hal baik saja yang sering saya tuliskan. Pencitraan itu asalnya dari diri sendiri. Agar orang lain percaya dengan saya, maka harus dituliskan citra yang positif. Bagaimana mungkin orang lain akan mempercayai saya jika saya sendiri tidak percaya (dan terutama, bangga) dengan kemampuan saya? Kegagalan dan hal-hal yang dianggap biasa tetap diperlukan untuk mengingatkan diri saya sendiri, bahwa saya memang biasa saja. 
 
Saat tulisan saya ditolak oleh penerbit besar, bisa saja saya memutuskan untuk tidak lagi menulis. Jika hal itu terjadi, kalian para pembaca Taste Buds, tidak akan pernah membaca karya saya dan Kinsi tersebut. Saat saya merasa tidak memiliki peran aktif di organisasi, bisa saja saya mengurungkan niat untuk melakukan aplikasi beasiswa GE Foundation Scholar Leaders Program. Tapi saya tetap mengirimkan aplikasinya dan alhamdulillah berhasil mendapatkannya. Dan banyak lagi contoh serupa dalam hal-hal lainnya.
 
Tidak minder terhadap kualitas diri sendiri adalah modal dasar bagi perkembangan diri seseorang. Tapi memang, menjadi bangga secara berlebihan juga malah akan menjatuhkan. Bukankah segala sesuatu yang berlebihan seringkali malah merugikan?
 
Well, kedua kisah di atas memang benar-benar ada di dalam pribadi saya. Saya tidak akan menghilangkan kisah kedua supaya kaki tetap menginjak bumi. Adalah pilihan saya untuk memanjangkan kisah pertama sebagai bekal yang ingin dipertunjukkan kepada keluarga, kolega, teman, dan calon mertua.
 
Kisah mana yang ingin kamu panjangkan? You decide!

 ini keren. banget.

kuntawiaji:

Pertanyaan yang bagus! Saya sudah lama sekali ingin menulis mengenai hal ini. Terlebih setelah membaca tulisan Mbak Margie beberapa waktu lalu.

 

Coba baca tulisan berikut:

Yunus terdaftar sebagai mahasiswa tingkat empat program studi pendidikan dokter di FKUI. Ia sempat tergabung sebagai tim pengembang web dosen FKUI pada akhir 2009. Ia adalah penerima beasiswa “GE Foundation Scholar Leaders Program” pada tahun 2008 dan beasiswa Bank Mayapada pada tahun 2009 hingga sekarang. Ia mendirikan portal pendidikan, Forum SPMB-Lover pada awal 2007. Karir mengajarnya dimulai saat mendapat tawaran mengajar dari BKB Nurul Fikri (NF). Selepas dari NF, sejak November 2008 hingga September 2011, ia menjadi pengajar privat di daerah Pondok Indah.

 

Pada tahun 2008, ia mendirikan Xociety of Movie Lovers (.XML), sebuah kineklub di UI. Ia menjadi ketua .XML periode 2008. Pada akhir 2008, ia direkrut menjadi anggota BO Pers Suara Mahasiswa UI sebagai manajer website/IT di bawah divisi DTP (Desain, Tata Letak, dan Pracetak). Ia adalah pembuat media kampanye pemenangan Andika Afriansyah (Ketua TBM SM IKM FKUI, 2011) dan Taufik Akbar (Ketua Senat Mahasiswa IKM FKUI, 2011). Ia juga bertanggung jawab menangani pembuatan media publikasi berbagai kegiatan mahasiswa di FKUI.

 

Yunus beberapa kali menjadi pembicara dengan beragam topik, baik di dalam maupun di luar FKUI. Cerpennya yang berjudul “Pesan Singkat” dipilih oleh Sitta Karina sebagai cerpen terbaik kelas menulis cerpen PlotPoint. Cerpennya yang lain, “Headline”, dimuat di Majalah Suara Mahasiswa, edisi 27, Mei 2011. Ia telah menerjemahkan buku kesehatan populer “Bersahabat Dengan Diabetes Tipe 1” bersama penerbit Penebar Plus+. Buku kumpulan cerpen independennya bersama Kinsia di tahun ini, Taste Buds, habis terjual sebanyak 200 eksemplar hanya dalam waktu 2 minggu. Ide ceritanya, Toko Hati Kalbu, oleh LA Lights dieksekusi ke dalam sebuah film pendek pada tahun 2011 yang ditayangkan di RCTI dan bioskop Blitzmegaplex. Sejak awal Januari 2011, ia menginisiasi gerakan #lendabook melalui blognya dengan tujuan meningkatkan minat membaca pada anak muda Indonesia.

 

Sounds good?

 

Seandainya tulisan di atas dibacakan kepada teman-teman atau orang-orang yang mengenal saya secara dekat, maka mereka akan berkata Itu kayaknya ga elo banget deh, Nus.” Dan mereka benar. Karena memang the potrayal is larger than myself. Saya juga menyadari bahwa saya adalah orang yang biasa-biasa saja. IPK saya tidak cumlaude, dari sisi kreativitas pun hanya standard manusia otak kiri. Saat SD, saya pernah hampir tidak naik kelas. Semasa SMA, saya beberapa kali mengikuti olimpiade sains yang bahkan di tingkat sekolah pun tidak lulus. Semasa kuliah tingkat satu, saya sering titip absen dan cabut kuliah untuk sekadar pulang ke rumah atau menonton bioskop. Saya pun pernah diancam dilaporkan ke dekanat karena masalah titip absen tersebut, serta ada juga masalah plagiarisme. Tawaran tulisan yang saya ajukan ke tiga penerbit besar ditolak mentah-mentah. Saya juga pernah gagal mengikuti seleksi pengajar bimbel. Kemampuan mengajar dan presentasi saya bisa dikatakan biasa saja, apalagi jika diharuskan presentasi dalam bahasa inggris. Aktivitas organisasi kemahasiswaan saya tidak terlalu bagus, saya jarang berperan aktif di TBM FKUI, saya juga tidak banyak kontribusinya di BO Pers Suara Mahasiswa.

 

Bagaimana mungkin dua kisah yang seolah berlawanan itu ada dalam satu pribadi Yunus Kuntawi Aji? Mungkin saja. Pertanyaan yang lebih baik adalah, bagaimana mungkin pribadi di kisah kedua bisa menuliskan riwayat hidup seperti kisah pertama?

 

Sampai saat ini saya selalu meyakini bahwa siapa pun itu pasti akan memiliki dua sisi kisah yang bertolak belakang seperti yang saya miliki. Hidup itu tidak selamanya di atas. Pasti ada kisah-kisah yang ingin kita kuburkan di dalam bumi, tetapi ada juga kisah yang ingin ditonjolkan dan dikenang di hati. Kegagalan, kesuksesan, kegagalan lagi, kesuksesan lagi, semuanya itu mewarnai kisah hidup setiap manusia.

 

Sehebat apa pun diri kamu, akan selalu ada orang yang lebih hebat daripada kamu.

 

Yang membuat saya menjadi saat ini adalah kisah mana yang berperan dalam pembentukan kepribadian saya. Saya akui, banyak pencitraan di tumblr ini. Tetapi itu sama sekali tidak bohong atau fiksi. Ya, namanya juga pencitraan, tentu hanya hal-hal baik saja yang sering saya tuliskan. Pencitraan itu asalnya dari diri sendiri. Agar orang lain percaya dengan saya, maka harus dituliskan citra yang positif. Bagaimana mungkin orang lain akan mempercayai saya jika saya sendiri tidak percaya (dan terutama, bangga) dengan kemampuan saya? Kegagalan dan hal-hal yang dianggap biasa tetap diperlukan untuk mengingatkan diri saya sendiri, bahwa saya memang biasa saja.

 

Saat tulisan saya ditolak oleh penerbit besar, bisa saja saya memutuskan untuk tidak lagi menulis. Jika hal itu terjadi, kalian para pembaca Taste Buds, tidak akan pernah membaca karya saya dan Kinsi tersebut. Saat saya merasa tidak memiliki peran aktif di organisasi, bisa saja saya mengurungkan niat untuk melakukan aplikasi beasiswa GE Foundation Scholar Leaders Program. Tapi saya tetap mengirimkan aplikasinya dan alhamdulillah berhasil mendapatkannya. Dan banyak lagi contoh serupa dalam hal-hal lainnya.

 

Tidak minder terhadap kualitas diri sendiri adalah modal dasar bagi perkembangan diri seseorang. Tapi memang, menjadi bangga secara berlebihan juga malah akan menjatuhkan. Bukankah segala sesuatu yang berlebihan seringkali malah merugikan?

 

Well, kedua kisah di atas memang benar-benar ada di dalam pribadi saya. Saya tidak akan menghilangkan kisah kedua supaya kaki tetap menginjak bumi. Adalah pilihan saya untuk memanjangkan kisah pertama sebagai bekal yang ingin dipertunjukkan kepada keluarga, kolega, teman, dan calon mertua.

 

Kisah mana yang ingin kamu panjangkan? You decide!

akhirulsyah:

pepatahnya: cula di pelupuk mata selalu kelihatan. :)

akhirulsyah:

pepatahnya: cula di pelupuk mata selalu kelihatan. :)

(Source: 9gag)

psych-facts:

Procrastination is linked to poor work habits, feeling overwhelmed, aiming for perfection, and wanting to do something else instead. You can overcome procrastination by acknowledging that you are procrastinating, making a start on something, focus on ‘getting started’ instead of ‘thinking about finishing,’ breaking large tasks into smaller ones, and not beating yourself up. 
http://psych-facts.tumblr.com/post/22768914989/why-do-we-procrastinate
FaceBook for More Hidden Facts! 

psych-facts:

Procrastination is linked to poor work habits, feeling overwhelmed, aiming for perfection, and wanting to do something else instead. You can overcome procrastination by acknowledging that you are procrastinating, making a start on something, focus on ‘getting started’ instead of ‘thinking about finishing,’ breaking large tasks into smaller ones, and not beating yourself up. 

http://psych-facts.tumblr.com/post/22768914989/why-do-we-procrastinate

FaceBook for More Hidden Facts! 

(via nadhiranadhira)

akhirulsyah:

mindofab00mbox:

forever reblog :’)

sebagian manusia mengutuki ketika air turun dari langit ditengah sebagian manusia lain yang berbahagia ketika AKHIRNYA dapat menikmati keberadaan air.. manusia.. manusia..

akhirulsyah:

mindofab00mbox:

forever reblog :’)

sebagian manusia mengutuki ketika air turun dari langit ditengah sebagian manusia lain yang berbahagia ketika AKHIRNYA dapat menikmati keberadaan air.. manusia.. manusia..

(Source: littletreestump)